9 Summers 10 Autumns

9 Summers 10 Autumns

Iwan Setyawan / May 28, 2020

Summers Autumns Di kaki Gunung Panderman di rumah berukuran x meter seorang anak laki laki bermimpi Kelak ia akan membangun kamar di rumah mungilnya Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas membuat

  • Title: 9 Summers 10 Autumns
  • Author: Iwan Setyawan
  • ISBN: 9789792267662
  • Page: 406
  • Format: Paperback
  • Di kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki laki bermimpi Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar Ia tumbuh besar bersama eDi kaki Gunung Panderman, di rumah berukuran 6 x 7 meter, seorang anak laki laki bermimpi Kelak, ia akan membangun kamar di rumah mungilnya Hidup bertujuh dengan segala sesuatu yang terbatas, membuat ia bahkan tak memiliki kamar sendiri Bapaknya, sopir angkot yang tak bisa mengingat tanggal lahirnya Sementara ibunya, tidak tamat Sekolah Dasar Ia tumbuh besar bersama empat saudara perempuan Tak ada mainan yang bisa diingatnya Tak ada sepeda, tak ada boneka, hanya buku buku pelajaran yang menjadi teman bermain nya Di tengah kesulitan ekonomi, bersama saudara saudaranya, ia mencari tambahan uang dengan berjualan di saat bulan puasa, mengecat boneka kayu di wirausaha kecil dekat rumah, atau membantu tetangga berdagang di pasar Pendidikanlah yang kemudian membentangkan jalan keluar dari penderitaan Dan kesempatan memang hanya datang kepada siapa yang siap menerimanya Dengan kegigihan, anak Kota Apel dapat bekerja di The Big Apple, New York Sepuluh tahun mengembara di kota paling kosmopolit itu membuatnya berhasil mengangkat harkat keluarga sampai meraih posisi tinggi di salah satu perusahaan top dunia Namun tak selamanya gemerlap lampu lampu New York dapat mengobati kenangan yang getir Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi dan menghadirkan seseorang yang membawanya menengok kembali ke masa lalu Dan pada akhirnya, cinta keluargalah yang menyelamatkan semuanya.

    • [PDF] ✓ Free Download ↠ 9 Summers 10 Autumns : by Iwan Setyawan ↠
      406 Iwan Setyawan
    • thumbnail Title: [PDF] ✓ Free Download ↠ 9 Summers 10 Autumns : by Iwan Setyawan ↠
      Posted by:Iwan Setyawan
      Published :2020-02-01T12:59:52+00:00

    About "Iwan Setyawan"

      • Iwan Setyawan

        Penulis lahir di Batu 2 Desember 1974 Lulusan terbaik fakultas MIPA IPB 1997 dari Jurusan Statistika ini bekerja selama tiga tahun di Jakarta sebagai data analis di Nielsen dan Danareksa Research Institute Ia selanjutnya merambah karir di New York City selama 10 tahun Pencinta yoga, sastra dan seni teater ini meninggalkan NYC Juni 2010 dengan posisi terakhir sebagai Director, Internal Client Management di Nielsen Consumer Research, New York 9 Summers 10 Autumns adalah novel pertama yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya sebagai anak seorang sopir di Kota Batu ke New York City Buku pertamanya Melankoli Kota Batu berupa kumpulan fotografi dan narasi puitis, didekasikan untuk Kota Batu Iwan saat ini tinggal di Batu, Jawa Timur.


    878 Comments

    1. “Aku” lahir dan besar di Batu, Malang, Jawa Timur. Ayahnya seorang supir angkot, dan ibunya tinggal di rumah yang harus bersiasat mencukupi kebutuhan hidup, termasuk sekolah, untuk kelima anaknya. Keluarga ini bisa dibilang bersahaja, karena meski hidup sangat pas-pasan, mereka amat sadar pendidikan. Faktor satu ini amat mereka sadari sebagai satu-satunya jalan keluar dari himpitan ekonomi yang kian sulit.“Aku” anak ketiga dari lima bersaudara. Masa kecil yang sulit nyatanya tidak merint [...]


    2. Prolog:Dengan segala kerendahan hati, saya membuat review ini ga ada maksud menjelek-jelekkan pengarang maupun bukunya. Saya sadar sepenuh hati segenap jiwa raga, bahwa saya mungkin ga akan mampu nulis buku apalagi punya pengalaman sehebat mas Iwan Setyawan. Ngasih 1 bintang juga bukan karena bukunya jelek. Arti 1 bintang di artinya “didn’t like it” kan? Nah, itulah. Saya cuma ga terlalu suka sama bukunya. Balik lagi ke selera gapapa kan? Penilaian buku sangatlah subjektif. Tapi sebagai p [...]


    3. Awalnya saya memburu buku ini karena ingin tau, bagaimana ceritanya anak supir angkot dari daerah Batu bisa jadi seorang direktur. Tapi, setelah liat cover 2 buah apel yang bersiluet gunung dan satunya lagi Statue of Liberty membuat saya tambah penasaran dengan buku karya Mas Iwan ini.9 Summers 10 Autumns.Dari Kota Apel ke The Big Apple.Ditambah gambar 2 apel merah bersiluet itu membawa buku ini amatlah menarik bagi saya.Ekspektasi saya buku ini akan seperti bukunya A. Fuadi, Ranah 3 Warna mungk [...]



    4. Kurang lebih sebulan lalu, seorang anggota GRI memperkenalkan dirinya dalam sebuah thread. Ternyata ia seorang penulis yang sedang menyelesaikan sebuah novel berjudul “9 Summers and 10 Autumns”. Sebuah novel pemberi motivasi yang terinspirasi kisah nyata sang penulis. Kisah seorang anak supir angkot yang menjadi direktur di kota New York.Kisah hidupnya disajikan dengan alur maju mundur. Dari masa sekarang di New York kembali ke masa kecilnya di kota Batu, masa kuliah di Bogor hingga pekerjaa [...]


    5. Saya ingin membagi ulasan ini menjadi dua bagian, hal-hal yang saya sukai dan hal-hal yang, bukan tidak saya sukai, tapi saya pertanyakan :) Hal-hal yang saya sukaiKisah inspiratif tentang seseorang yang 'bukan siapa-siapa' tapi berhasil menaklukkan dunia dengan perjuangannya sendiri selalu memikat bagi saya. Iwan adalah anak ketiga dari lima bersaudara, putra seorang sopir angkot di Batu-Malang, yang berhasil meraih jabatan direktur di sebuah perusahaan terkemuka di New York. Kisah-kisah sukses [...]


    6. ----2,5 starSayang sekali, aku terjebak dalam dunia penuh kiasan mengagumkan hasil olahan Andrea Hirata di Laskar Pelangi, lalu terbuai nuansa pendidikan yang kental dari dongengan A. Fuadi, sehingga ekspektasi serupa lahir ketika memulai lembaran awal novel-biografi ini. Entahlah, pilihan untuk bercerita melalui bantuan tokoh imajiner dalam wujud seorang anak kecil berseragam SD dan korespondensi tokoh utama (si penulisnya sendiri, kurasa) dengan keluarganya.kadang-kadang jatuh pada momen awkwa [...]


    7. Judulnya sangat kuat dan menarik. Kemasan covernya sederhana, simpel, tapi "kena". Dua buah apel dengan semacam foto/gambaran kota Malang dan New York, dengan background putih bersih. Saya jadi ingat suvenir snow ball yang sering saya kejar kalau sedang traveling (selain magnet! :D). Ngomong-ngomong, snow ball New York saya hilang :( *halah, gak penting!*Ceritanya sendiri inspiratif, perjuangan penulis yang anak "kampung" (Batu, Malang), hingga menjadi direktur di sebuah perusahaan multinasional [...]


    8. Bagaimana rasanya menyelam ke dalam dunia masa lalumu dan meresapi setiap detik yang ada ?Mas Iwan menghadirkannya dalam buku ini, sebuah perenungan akan masa lalu yang mewarnai hari-harinya di New York kala itu.Ternyata benar, masa lalu yang keras dengan kehidupan ekonomi yang tak mudah, jika dijalani dengan usaha yang sungguh-sungguh dan dijagai dengan kasih sayang yang berlimpah, membuahkan hasil yang manis.Itulah yang terjadi pada Mas Iwan dan keluarganya, banting tulang mencukupi kebutuhan [...]


    9. Kisah perjalanan hidup yang menarik. Mas Iwan like a story teller. Gaya penulisannya simple, bahasa inggrisnya bagus (ya iya lahkalo ga bagaimana bisa sampe di New York ^_^)Buku yang menginspirasi. Bagaimana seorang anak pendiam, yang selalu mendayung perahu kecilnya suatu ketika bisa mengemudikan kapal besar (bukan perahu lagi) tapi, tidak merubah kesederhanaannya.Pendidikan dan juga kerja keras adalah bukti yang bisa mengantar seseorang untuk memiliki hidup yang lebih baik. Disamping itu, fakt [...]


    10. Saya menemukan pembelajaran dari novel pertama Iwan Setyawan. Ini bukan perkara bagaimana kisahnya memiliki kekuatan untuk memotivasi generasi muda. Ini juga bukan perkara bagaimana saya sempat terhanyut oleh haru birunya, mengumbar airmata, dan melahap novel ini dalam hitungan jam. Perkaranya adalah saya belajar bersikap lebih kritis pada sebuah karya fiksi malam ini. Jarang sekali saya merasa pelit untuk memberi dua bintang, Berkisah tentang kehidupan lelaki yang meraih kejayaan karier, dimula [...]


    11. Sampul bukunya terlihat polos, dengan gambar dua buah apel berlukiskan siluet pegunungan dan siluet kota New York. Beberapa kali melihat buku ini, dan akhirnya memutuskan untuk membeli karena melihat para pemberi endorsement nya. Ada Andy F. Noya segala…Satu lagi buku yang isinya tentang usaha dan pencapaian cita-cita. Tokoh “aku” disini, which I assume, was the writer himself, adalah seseorang yang datang dari keluarga dengan latar belakang ekonomi di lapisan bawah. Anak seorang sopir ang [...]


    12. Jadi, siapakah bocah kecil berbaju merah putih yang selalu ingin pergi itu?(Kenapa setiap beres baca buku, yang muncul itu pertanyaan ga penting seputar detail yang mungkin hanya bumbu belaka? Saya juga ga ngerti.)Yang saya suka dari buku ini apa coba? Layoutnya! Sederhana elegan gitu dan enak dibaca.Dari content, inspiratif. Saya suka bagian skripsinya. halaman 147"I can imagine if there's nothing in my pocket,but I can not imagine if there's no knowledge in my mind and religion in my heart.The [...]


    13. Aku datang dari keluarga yang tidak bisa dibilang berkecukupan secara ekonomiTeringat bagaimana susahnya orang tuaku membiaya sekolah kami anak-anaknyaDulu aku tidak mengerti kenapa aku tidak punya mainan atau baju baru seperti teman-temankuJuga tidak mengerti kenapa hidup di antara orang-orang yang kelihatannya sangat berkucupanPaling sakit ketika keadaan di rumah sedang tidak baikSeringnya muncul cek-cok antara Bapak dan Ibu. Mulai dari yang kecil hingga sangat besarSetelah membaca buku ini,Ak [...]


    14. ini novel pertama yang aku baca setelah aku melahirkan ^^. dan ternyata aku ga salah beli buku. this book is inspiring secara aku sepuluh kali mencoba beasiswa luar negeri, dan sepuluh kali juga gagal T_T tapi dengan buku ini, semangatku datang lagi, dan impianku bisa aku rajut lagi ^^bahasa bukunya bagus, mengalir walaupun ada kilas balik, tapi tetap menyatu bagian ke bagian. tapi ada yang menggangguku, yaitu kehadiran si bocah cilik berseragam merah putih yang tiba-tiba saja muncul dimanapun d [...]


    15. Bagus sih, menceritakan perjuangan penulis untuk sekolah, sampai diterima di Big Apple, juga perjuangan keluarganya yg mendukung si penulis untk sukses. Tapi, agak g sreg aja dg tokoh bocah kecil berseragam merah putih, kadang bosen melihat interaksi mereka hehehe. Inspiratif ^^


    16. Dari Kota Apel ke The Big AppleNovel ini berdasarkan perjalanan hidup nyata, seorang anak seorang sopir angkot di Kota Batu yang mengejar karir di New York City dan berhasil menjadi director di Nielsen Consumer Research New York City. Grab it then!!!Saya hanya ingin memaparkan sedikit kutipan indah dari buku tipis isi nyentrik bergizi inspiratif ini.Biarkan rambutmu basah, berlarilah, berteriaklah, karena kenangan seperti ini tak bisa kauulang, tak bisa kaubeli. [20]Hujan, ya hujan, hujan selalu [...]


    17. I bought this book awalnya karena liat sinopsis dari ka artha, dan karena genre novel yang aku suka mayoritas adalah based on true story, jadi gw bela2in ke gramedia hanya untuk mencari buku ini, meskipun akhirnya beli 4 buku yang menguras kocek ^.^Novel ini bercerita tentang perjuangan sang penulis, Iwan yang tadinya Zero become a Hero, anak seorang supir angkot yang menjadi direktur dari salah satu perusahaan di New York.Lembar pertama dibuka dengan quotes yang menurut saya sangat menarik seka [...]


    18. Haaa kesan yang tidak bisa lepas saat membaca buku ini adalah komentar pikiranku (yang spontan) pada interaksi antara penulis dan anak kecil yang mengenakan baju SD. Anak kecil yang dia ajak bercerita. Pikirku: "Ini penulisnya kayak pedophil". Haaa aku nggak sopan!! Jadi kata-kata kayak: 'Aku mengelus rambutnya dan beberapa kali kukecup keningnya' tu kubayangkan sebagai sesuatu yang amat menggelikan. He heYeah, it's about dream. No no no it's about a brave heart. Emmm apa ya? Sampai pada saat se [...]


    19. Actually I already finished read this book a couple weeks ago. And suddenly, I wanted to write a review about this book now. The reason I wanted to read 9 Summers 10 Autumns so much was so simple. The reason is the book was placed on a bookshelf with tag “national best seller”. Finally, until someone special gave me the novel as my earlier birthday gift. It was make me more excited to read this book.9 Summers 10 autumns. Judging from its title, maybe we will think “It should be the plot of [...]


    20. Saya kurang suka dengan alurnya yang maju mundur, dan Mas Iwan yang sangat menyukai puisi pun terlihat dari pemilihan bahasanya yang terkadang membuat saya geli karena proses mendramatisir kata-katanya. Namun yang membuat saya paling tidak suka adalah tidak terpenuhinya keingin tahuan saya terhadap sosok anak kecil yang selalu memjadi awalan dari tiap Mas Iwan mulai ingin menceritakan masa lalunya.Pada awalnya saya merasa itu tokoh imajiner sebagai bumbu cerita, tetapi kemudian dalam cerita Mas [...]


    21. Secara umum, gaya bercerita bang Iwan memang lain dari kebanyakan novel lainnya. Biasanya sih saya suka sama hal yang "beda", namun kali ini tidak berhasil untuk saya.Ada beberapa hal yang cukup mengganggu saya:1. Saya kira buku ini sebuah novel, namun ternyata sejenis autobiografi ya. Atau memang buku ini sebuah autobiografi dari awal (saya yg salah atau bagaimana ya --").2. Cerita pada tiap chapter sebenarnya bagus, tapi kurang detail cara menceritakannya. Seolah-olah bang Iwan ingin mencerita [...]


    22. Buku yg diambil dari kisah nyata penulisnya. Anak seorang supir angkot hingga menjadi Direktur Internal Client Management Nielsen Consumer Research, New York.Awal saya membaca buku ini terasa datar, karena kebanyakan diceritakan ttg masa kecil & keluarga tokoh utamanya.Mungkin karena saya mengharapkan lebih banyak diceritakan bagaimana perjuangan si tokoh hingga sukses menjadi seorang Direktur sebuah perusahaan di New York. Serta tidak terbiasa membaca buku biography. Bahasa yg digunakan jug [...]


    23. Tadinya baca buku ini akhir2 bulan maret dan masuk target buku yang dibaca bulan maret. Ehtapi, ternyata begitu memulai membaca banyak sekali rintangan dan halangan yang ada #halah. Bukan karena isi bukunya yang jelek, tapi karena si ponakan yang akhir2 ini sedikit manja minta ditemenin main sama nonton tv tiap malem. Dan karena buku ini sudah terbengkalai berhari-hari, akhirnya saya membaca ulang dari awal. *kok malah curcol* Kembali ke buku. Ini adalah salah satu contoh perjalanan seseorang ya [...]


    24. Novel yang merupakan cermin kehidupan iwan setiawan ini merupakan novel yang paling jujur, sederhana, realistis dan tanpa dramatisir berlebihan yang pernah kubaca. Ya, dikemas dengan tulisan yang mampu dicerna dengan mudah oleh pembaca, tulisan yang mengalir dan makna yang lugas dan sederhana.Menceritakan seorang Iwan yang mencapai sesuatu yang tidak pernah ia impikan sebelumnya. Memang bukan cerita seorang yang meraih mimpinya tapi cerita seseorang yang meraih sesuatu melebihi impiannya. Tumbuh [...]


    25. HemSatu lagi orang yang jenuh akan rutinitas dan mencoba untuk berbuat sesuatu yang berbeda agar hidup ini lebih memiliki makna.Buku ini membuat saya sadar, sudah lebih dari 22 tahun saya tidak mengunjungi Kota Malang. Eyang kakung dari pihak papa berasal dari sana. Sekarang, mereka lebih sering ke Jakarta sehingga saya sama sekali lupa.Sungguh "bejo" sang penulis ini.Yang membuat saya penasaran bertanya justru gambar buah apel yang ada di depan. kenapa apelnya tidak hijau? Maksud saya jika kedu [...]


    26. Setelah bolak-balik toko buku tiga kali karna nungguin terbit,saya akhirnya sudah baca buku bertanda tangan ini dua kali :D (can't wait for the next) . Setiap baca entah kenapa yang paling saya tangkep selalu loneliness and melancholic side dari mas Iwan. Pemisahan antar chapter selalu pas sebelum readers ngerasa bosan. Dan yakin yang paling bikin sejuta umat penasaran ya the boy with the uniform itu :). Dengan sastra yang lebih kental novel ini jadi berbeda dengan novel motivasi sejenis.Buku in [...]


    27. First of all, I want to apologize for comparing this book with David Sedaris' works. No, this is NOT a compliment. With David's stories, you know they're facts that are intentionally blended with fictions. So you can only find them being displayed on Literature section at any bookstores. You accepted David's stories, even though they're based on his own experiences, as fiction(-alized). Now Iwan Setyawan's book, well, I don't know. I also have no idea why it won certain award as best fiction. Bu [...]


    28. ok, sebenar na ini buku apa?klo dari kategori na sih fiksi, cuma ada beberapa pendapat yang bilang ini buku inspirasi. rhe sih ga setuju ma pendapat itu cz rhe ga merasa terinspirasi dengan membaca buku ini. fiksi aja yabagai fiksi yang membawa rhe berimajinasi kuk rhe bukan na membayangkan si pencerita mempunyai tokoh rekaan tapi bahwa si pencerita itu pedopolia. hahaha karena dia cinta banget ama tokoh bocah kecil yang selalu dipeluk dan dicium na ini.tapi teringan cerita penulis na yang bilan [...]


    29. Buku Mas Iwan ini sangat menginspirasi saya.Pengalaman seorang anak sopir angkot yang memiliki tekad kuat untuk maju, menyentuh saya untuk belajar banyak tentang bagaimana mengelola spirit dan mengelola kemantapan hati.Quote yang paling saya suka dari buku Mas Iwan ini adalah, "Impian harus tetap menyala dengan apa pun yang kita miliki, meskipun yang kita miliki tidak sempurna, meskipun itu retak-retak".It's Amazing!!Dan sebagian dari cerita yang Mas Iwan bawakan pernah saya alami dalam kehidupa [...]


    Leave a Reply