Halaman Terakhir

Halaman Terakhir

Yudhi Herwibowo / Sep 15, 2019

Halaman Terakhir Orde Baru suatu masaHoegeng sedang diuji Dua kasus besar mencuat mencuri perhatiannya yang kala itu menjabat sebagai Kapolri Dua kasus yang membuatnya terbentur tembok raksasa dan menguji integritas

  • Title: Halaman Terakhir
  • Author: Yudhi Herwibowo
  • ISBN: 9786027816657
  • Page: 370
  • Format: Paperback
  • Orde Baru, suatu masaHoegeng sedang diuji Dua kasus besar mencuat, mencuri perhatiannya yang kala itu menjabat sebagai Kapolri Dua kasus yang membuatnya terbentur tembok raksasa dan menguji integritasnya sebagai seorang polisi.Kasus pertama adalah Sum Kuning Kasus pemerkosaan yang menggegegerkan Kota Yogyakarta Meski telah menggali amat dalam, selalu ada batu yang meOrde Baru, suatu masaHoegeng sedang diuji Dua kasus besar mencuat, mencuri perhatiannya yang kala itu menjabat sebagai Kapolri Dua kasus yang membuatnya terbentur tembok raksasa dan menguji integritasnya sebagai seorang polisi.Kasus pertama adalah Sum Kuning Kasus pemerkosaan yang menggegegerkan Kota Yogyakarta Meski telah menggali amat dalam, selalu ada batu yang mengganjal usahanya menemukan pelaku Berbagai gangguan mengalihkan penyidikan dari bukti dan fakta.Kasus kedua adalah penyelundupan mobil mewah Keterlibatan seorang putra pejabat tinggi di tanah air membuat kasus ini sulit menyentuh dasar masalahnya Seolah para pelaku telah mengantisipasi langkah Hoegeng dan anak buahnya, semakin dalam penyelidikan, semakin bukti itu menghilang.Kasus kasus itu terus membayangi Hoegeng, membebani nuraninya Mampukah Hoegeng, sang polisi jujur, menutup mata dan meninggalkan sesuatu yang telah dimulainya itu Halaman terakhir adalah sebuah drama perjalanan dua kasus terbesar yang pernah ditangani Hoegeng.

    • Free Read [Fantasy Book] ☆ Halaman Terakhir - by Yudhi Herwibowo ↠
      370 Yudhi Herwibowo
    • thumbnail Title: Free Read [Fantasy Book] ☆ Halaman Terakhir - by Yudhi Herwibowo ↠
      Posted by:Yudhi Herwibowo
      Published :2019-06-26T20:36:37+00:00

    About "Yudhi Herwibowo"

      • Yudhi Herwibowo

        YUDHI HERWIBOWO ia an Indonesian novelist He was wrote a many book already, from a kind of genres Usually he use HIKOZZA for japanese novel that he wrote and YUDHI H for some comedy novel


    145 Comments

    1. 'HOEGENG' satu nama yang seakan dilupakan. Seandainya tidak ada siapa-siapa yang menceritakan tentang dirinya dan betapa istimewanya seorang insan ini, pasti sejarah juga melupakannya. Cukup menarik kisah dirinya, tentang prinsip hidupnya, tentang kekuatannya, tentang tekadnya dan seluruh karismanya. Ia umpama bentuk baik yang dikelilingi oleh kebejatan, namun tetap tidak goyah. Namun tetap saja kuasa pimpinannya ada batasnya, harus akur pada kuasa yang lebih besar. Apa sekalipun, prinsipnya tid [...]


    2. Buku tentang Jenderal Polisi Hoegeng ini adalah satu dari sedikit buku yang seperti memaksa saya untuk segera menuliskan review begitu selesai membacanya. Jenis buku bergizi yang entah telah mengubah saya ataupun memberikan sesuatu yang baru setelah membacanya. Begitu sampai pada halaman terakhir buku ini, saya segera sadar kalau buku ini harus banyak dibaca oleh semakin banyak gerenasi muda. Terutama kami yang lahir di era 90-an sebagai generasi yang mengalami baik masa orde baru, masa reformas [...]


    3. Halaman terakhir adalah novelisasi penggalan dari kehidupan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, sosok polisi teladan yang jujur, berintegritas, dan sederhana yang mungkin hingga kini tidak ada yang sepertinya. Di novel ini penulis hanya membatasi kisahnya dari dua kasus terakhir yang ditangani oleh Hoegeng sebelum ia dipurna baktikan sebelum masa tugasnya berakhir oleh pemerintah Orde Baru saat itu.Novel ini dimulai dengan sebuah prolog yang mengisahkan bagaimana pergulatan batin Hoegeng saat [...]


    4. Adalah baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baikPertama kali saya membaca Untung Surapati karya Mas Yudhi, saya hampir tak bisa berhenti membacanya. Menurut saya, Mas Yudhi cakap sekali menyusun cerita yang berdasarkan sejarah. Alurnya mengalir dengan apik dan lancar, seakan akan kita ikut ada di sana menyaksikan kisahnya. Maka ketika ia menerbitkan satu lagi bukunya yang berhubungan dengan sejarah, saya langsung memasukkannya ke dalam daftar baca.Halaman terakhir menceri [...]


    5. Jika penulis buku ini mengatakan di pengantar-nya, ‘saya mungkin terlambat’, maka saya sebagai pembaca jelas sudah terlambat. Jujur saja, saya baru mendengar nama seorang Hoegeng. Tapi dua kisah utama di dalam buku ini, Sum Kuning dan Penyelundupan Mobil Mewah, saya pernah mendengar dan mengetahuinya meski hanya samar-samar. Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, menjabat sebagai Kepala Polisi Negara (sekarang disebut sebagai Kapolri) pada awal masa Orde Baru. Kala itu, di Yogyakarta ada sebu [...]


    6. Hari itu Hoegeng dipanggil Pak Presiden, ditawari untuk menjadi duta besar di salah satu negara di Eropa. Hoegeng sudah tahu tentang desas-desus pencopotan jabatan dirinya sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Hoegeng bertanya-tanya apa karena kinerja buruknya atau ada hal lain yang membuatnya harus bernasib seperti itu. Apalagi ada dua kasus besar yang masih harus dituntaskan olehnya.Pemerkosaan Sum Kuning dan penyelundupan mobil mewah adalah dua kasus nasional terbesar pada saat Hoegen [...]


    7. Pertama kali mengetahui sosoknya ketika melihat instagram @videosejarah, ada sebuah video di mana seorang polisi dgn cara yang lembut menegur para tukang becak hingga mereka mau 'tunduk'. Di situ saya mulai terkesan.Beberapa minggu kemudian secara tidak sengaja saya dipertemukan dgn buku ini. Padahal tadinya saya ingin membeli novel Agatha Christie tapi malah buku ini yg saya bawa ke kasir. Menyesal? tidak sama sekali! Banyak sekali keteladanan yg bisa diambil dari sosok Kapolri pertama RI ini. [...]


    8. Halaman terakhirNovel dengan genre seperti ini merupakan salah satu santapan favorit saya. Bukan hanya menghibur dengan alur ceritanya yang menarik tapi juga memberikan informasi sejarah yang cukup berharga. Pak Hoegeng Imam Santosa, mungkin kalau tidak membaca novel ini saya tidak akan mengenal sosok ini. Sosok polisi yang tegas, berani dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Beliau adalah polisi yang berani menumpas kasus kriminal tanpa pandang bulu. Novel ini mengangkat kasus-kasus besar [...]




    9. Yogyakarta di dekade ketiga pasca kemerdekaan menjadi saksi bisu atas kasus pemerkosaan yang dialami oleh Sumaryah, si penjual telur yang baru berusia 16 tahun. Jalanan di Jakarta tahun 1970an ikut menjadi saksi bisu atas mobil-mobil mewah yang tiba-tiba memenuhinya. Dan Mabak Polri (Markas Besar Kepolisian) saat itu, punya kisahnya sendiri.Kasus Sumaryah terjadi pada suatu senja yang sepi. Saat sedang berjalan sendirian, gadis lugu itu dipaksa masuk ke dalam sebuah mobil, dibius, dan digilir ol [...]


    10. trulyrudiono/2015Demi Allah, saya memang di-pusra di mobil!Kalimat itu membuat saya, sesama perempuan, bisa merasakan kepedihan yang dirasakan oleh sosok Sumariyah. Sebagai gadis berusia sekitar 16 tahun berkulit sawo matang, yang dia tahu bahwa harga dirinya sudah terkoyak. Dan bukannya mendapat bantuan atas pengaduannya, ia justru ditahan atas tuduhan membuat laporan palsu. Sungguh mengenaskan nasibnya. Sum sedang berjalan kaki sambil menunggu kendaraan umum ke arah rumahnya ketika sebuah mobi [...]


    11. Saya di Prusa!(Sumaryah menceritakan apa yang terjadi pada dirinya saat menceritakan pada Djaba Kresna penuh emosi, menitikkan air mata dan amarah yang tak kuasa ia tumpahkan karena merasa sia-sia.) Siapa yang diprusa? Prusa? Kata apa itu? (baca Buku Halaman Terakhir kalo ingin tahu.)Lalu cerita bergulir ketika wartawan Djaba Kresna menuliskan penderitaan Sumaryah, koran lokal jogja menjadi laris manis karena berita tentang Sumaryah. Apalagi ketika Hoegeng membaca berita itu di Koran, hatinya te [...]


    12. very recommended!jujur, saya termasuk pembaca yang suka baca novel tentang sejarah Indonesia, apalagi menjelang zaman Orde Baru sampai sesudahnya. dan ini sangat memuaskan rasa penasaran saya tentang keadaan Indonesia, yang pada saat itu saya masih belum tahu apa-apa tentang segala permasalahan yang terjadi di negeri ini. terima kasih pada mas Yudhi Herwibowo yang mengenalkan saya pada Bapak Hoegeng, pada keberaniannya untuk menulis novel ini hingga membuat saya memiliki idola baru di dunia kepo [...]


    13. Sebuah rekomendasi untuk para pencinta sejarah. Novel ini membawa kita mengikuti jejak karier Pak Hoegeng semasa di Kepolisian dan sesudah pensiun.Ditulis dari beberapa sumber Biografi Pak Hoegeng, penulis berniat berhati-hati dalam menulis. Termasuk kasus-kasus yang diceritakan dalam Novel ini. Awalnya saya mengira bahwa Kasus Sumaryah hanya rekayasa penulis, namun semua terbantahkan ketika saya melihat banyaknya sumber koran lawas yang dipakai oleh Mas Yudhi untuk menulis Novel Biografi ini.Pa [...]


    14. Mengisahkan seorang kapolri yang jujur, lurus, dan sederhana. Hoegeng. Jujur saya merinding membaca kisah beliau di buku ini. Menceritakan tentang 2 kasus besar pada zaman itu, yaitu sumaryah seorang gadis desa korban pemerkosaan oleh anak pejabat dan cahaya seorang pedagang illegal mobil mewah yang dekat dengan keluarga cendana. Saya sangat salut dengan betapa kokoh nya pendirian seorang Hoegeng dalam mengatasi berbagai kasus yang dilimpahkan kepadanya, walaupun pada akhirnya beliau 'dipaksa' u [...]


    15. ide mengangkat hoegeng dalam cerita novel itu bagus. tapi kok saya ga enjoy ya baca buku "halaman terakhir" ini. mungkin karena harapan membaca kisah hoegeng yang runtut tak terpenuhi. POV novel ini tidak tertib. alur lompat-lompat.hoegengnya saja jarang muncul. malah bercerita tentang djeba kresna: soal cita-citanya jadi penulislah, judul-judul cerpennya yang dimuat di Minggu Pagilah, kesukaannya terhadap Abdul Moeislah. bahkan puisi-puisi dari buku lain yang ditulis ulang berlembar-lembar. ini [...]


    16. Membaca buku ini teringat ucapan alm Gus Dur"Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng." dalam novel ini, digambarkan jelas sikap seorang Hoegeng, salut






    Leave a Reply